Puisi Kelabu Karya Condro

Advertisement
Kelabu

Ku sandarkan pengharapan di tali batas ambang.
Ku lukis kan eloknya wajahmu di Candra purnama.
Ku senandung kan doaku dalam mencintai mu.

Hatiku kelabu...
Hanya mengenal hitam, putih, dan abu-abu.
Kau datang dan membuatku bermetamorfosis menjadi kupu-kupu.

Namun kini,
Hatiku kembali kelabu.
Saat wadah penuh warna itu telah pergi...
Bagaimana ku ungkapkan suara hati ini?

Kalabu...
Ketika ku kenang dirimu dalam jagat khayalku...
Kelabu....
Sukamaju yang kosong tanpa mu...
Kelabu...
Jiwaku yang membiru...

Di saat ku tetap bernafas
Namun, hati membeku
Kolam air mata mencerminkan hancurnya jiwa.
Kan jadi saksi buta, diriku yang terluka...
Mega yang menyala,
Kan jadi saksi bisu cinta kita...

Karya : Condro Ayu.
(27/11/2017)
Share this article :
+
Apakah Anda menyukai postingan ini? Silahkan share dengan klik di sini
author-photo Imanuddin Akhmad Al Islami

Saya hanyalah orang biasa yang menyukai blogging dan mencoba berbagi pengalaman dengan yang lain tentang blogging dan SEO. Semoga bisa bermanfaat.

Follow me on: Facebook | Twitter | Google+
×
Previous
Next Post »
0 Blogger Comment
Facebook Comments
Terima kasih sudah berkomentar
Copyright © 2013. Wadahe Bahasa Indonesia - All Rights Reserved | Created by Kompi Ajaib Published by Ngonline06