Puisi Resah Karya Dewi S dan Alif A N

Advertisement
Resah

Dimana kan ku sandarkan luka ini
Dimana kan ku adukan perih ini
Ku tak tau
Sang pelipur lara telah pergi tanpa jejak
Walau tak pernah ku tau jejaknya.  Kakiku terus melangkah.  Walau tujuan yang tak pasti,  walau ragaku mati sekalipun,. Kan kucari dia yang telah mengisi relung hati
Hanya tinggal bayang
Kerinduan menggerogoti hati
Kenangan melambai-lambai
Seakan membongkar lagi
Setelah kukubur dalam dalam luka bersama kenangan
Kenangan.  Memang tak pernah bisa kau pungkiri.  Dia selalu datang dikala hati telah tergores,  bahkan dia datang dikala kau ingin sekali meleburnya hingga tak terlihat kembali.
Dan kenangan tak kan jauh dari waktu
Waktu yang menciptakan semua
Saat hati ini merindu
Waktu berkata tidak
Saat hati ini mengekang waktu juga berkata
Tuk jangan berpaling
Waktu,  waktu memang segalanya namun tak semua mengertinya,.  Ketika seseorang tlah diingatkan oleh waktu ia berpaling,  namun ketika semua berlalu ia menyalahkannya
Waktu yang mempertemukan dan
Waktu pun yang merampas
Begitu lah
Dan ketika semua telah berlalu
Hanya penyesalan yang membayangi
Bukan waktu yang memisahkan. Namun sebuah keadaan yang memaksanya untuk melepaskannya,.
Namun asa mengekang
Hati bergejolak
Akal tak sampai
Dan hanya tersisa embun pipi yang mengalir deras
Walaupun hati berteriak.  Bila jantung berhenti berdetak,  jika takdir menginginkanya pergi.  Raga matipun tak bisa menghalangi

Karya : Dewi S dan Alif Zainun N
(28/11/2017)
Share this article :
+
Apakah Anda menyukai postingan ini? Silahkan share dengan klik di sini
author-photo Imanuddin Akhmad Al Islami

Saya hanyalah orang biasa yang menyukai blogging dan mencoba berbagi pengalaman dengan yang lain tentang blogging dan SEO. Semoga bisa bermanfaat.

Follow me on: Facebook | Twitter | Google+
×
Previous
Next Post »
0 Blogger Comment
Facebook Comments
Terima kasih sudah berkomentar
Copyright © 2013. Wadahe Bahasa Indonesia - All Rights Reserved | Created by Kompi Ajaib Published by Ngonline06